KEMATIAN MENDADAK

Secara periodik, ahli forensik mempresentasikan kasus kematian mendadak pada saat atau segera sesudah tindakan kekerasan dimana otopsi lengkapnya tidak dapat untuk menerangkan penyebab wajar dari kematiannya. Kematian tersebut biasanya melibatkan polisi atau paramedis yang pernah berusaha menahan orang-orang yang keras dan tidak rasional. Ketika ahli forensik melaporkan bahwa kurangnya penyebab trauma untuk menjelaskan kematian,
mereka sering dituduh menutupi atau tidak berkompeten karena hal itu “cukup jelas” korbannya “dibunuh” oleh polisi atau tenaga medis. Ketika akhirnya diketahui bahwa terdapat kurang bukti trauma fisik pada tubuh yang menjelaskan kematian, prasangka bahwa orang tersebut mati oleh “pencekikan” atau “asfiksia posisional” sering dibuat.
Pada kasus dimana individu tersebut mati sewaktu pergelutan antara polisi atau paramedis, prosedur berikut sebaiknya diikuti :
– Penyelidikan lengkap terhadap keadaan dan lingkungan sekitar yang mengarahkan pada kematian sebaiknya dilakukan. Ahli forensik sebaiknya mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya dari sumber-sumber yang mengetahui kejadian tersebut. Rekam medis yang berhubungan dengan kasus tersebut sebaiknya diperoleh dan ditinjau kembali.
– Autopsi lengkap sebaiknya dilakukan. Hal tersebut sebaiknya diikuti oleh pemeriksaan mikroskopik seluruh organ khususnya jantung.
– Pemeriksaan toksikologi lengkap sebaiknya dilakukan.
Karena adanya kontroversi tentang kematian tersebut, khususnya jika melibatkan polisi, direkomendasikan agar autopsi tersebut dilakukan oleh atau dibawah pengawasan langsung oleh ahli patologi forensik yang berpengalaman, dan foto tubuh sebaiknya
diambil, walaupun tidak ada luka yang terlihat. Tidak ada penyebab pasti kematian hingga seluruh pemeriksaan selesai dilakukan secara lengkap.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: